Senin, 01 Agustus 2011

Kenapa Lirik Ada Band Sederhana?

JAKARTA - Ada Band tak ingin kehilangan pasar karena selera musik berubah-ubah. Strateginya, mereka bikin lirik lagu yang sederhana.

Band yang digawangi oleh Dika (bass), Marshal (gitar), Donnie (vokal) dan Adhy (drum) melihat pasar saat ini mayoritas ingin instan dalam mencerna lirik lagu.

”Dulu puitis, sekarang lugas, to the point. Pertimbangannya orang sekarang malas berpikir. Orang ingin instan. Ikutin pasar harus, kalau memaksakan pendapat kita sendiri, itu konyol,” tutur Donnie, didampingi personel lainnya saat berkunjung ke redaksi okezone di Gedung High End lantai 4, Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2011).

Perubahan selain warna musik yang lebih ngerock, pemberian nama untuk album sudah memakai bahasa Indonesia. Dika yang merupakan satu-satunya pendiri Ada Band yang tersisa, menuturkan bahwa mereka ingin lebih dekat dengan para pecinta  di Indonesia.

Album yang akan diluncurkan akhir Juli 2011, berjudul 'Empati'. Ini merupakan album pertama yang diberi nama dengan bahasa Indonesia. Album sebelumnya selalu berbahasa Inggris, yakni 'Metamorphosis' (2002), 'Discography' (2003), 'Heaven of Love' (2004), 'Romantic Rhapsody' (2006), 'Cinema Story' (2007), 'Harmonious' (2008), 'Mystery of Musical' (2009).

“Empati ini artinya agar para pendengar ikut merasakan lirik-lirik karya kita di album ini,” papar pria yang mengaku ingin melepas lajang tahun ini.

Pemilik 11 Album itu telah merampungkan video klip untuk single jagoan perdana berjudul Sendiri di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat. (tre)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar