JAKARTA-Siapa yang tidak kenal dengan Ada Band. Salah satu band yang berasal dari Jakarta dan mengawali karirnya pada tahun 1996. Salah satu personil mereka ada yang menyukai dunia automotif, yakni Dika Satjadibrata atau lebih akrab disapa Dika. Dika di Ada Band memang memegang alat musik Bass, namun dibalik itu semua ia menyukai dunia automotif, terutama mobil-mobil klasik.
“Saya lebih suka mobil klasik, terutama mobil-mobil klasik Mercy. Dirumah, saya punya mobil Mercy Tiger 230 E tahun 1982 injektion dengan mesin M 102. Mobil ini sengaja saya beli, karena saya suka banget sama modelnya,” terang Dika saat berkunjung ke Okezone, Rabu (20/7/2011).
Menurut dia, selain mobil klasik enak dan nyaman untuk dipandang, perawatan untuk mobil klasik tidaklah mudah. Tidak sembarangan orang yang bisa merawat mobil-mobil klasik. Maka dari itu Dika lebih menyukai mobil klasik dibanding mobil sporty. “Saya memang hobi dengan automotif. Jadi saya tidak merasa kesulitan merawat mobil klasik yang saya punya,” tukasnya sambil tersenyum.
Selain suka dengan mobil klasik, Dika juga mengkoleksi aksesoris-aksesoris klasik lainnya, seperti karpet mobil Mercy keluaran zaman dulu, lampu dan beberapa aksesoris lainnya dari mobil Mercy yang antik.
Mengenai mobil klasik yang dimilikinya sekarang, Dika merasa belum puas dan lengkap memiliki mobil klasik. Masih ada mobil incarannya yang masih belum bias didapatkan. Jenis mobil klasik yang diinginkan dan dicari Dika sampai saat ini yakni Mercy Pagoda.
“Mercy Pagoda ini yang saya cari-cari dari dulu sampai sekarang. Mobil ini memang langka, sekalinya ada orang yang jual harganya juga cukup tinggi. Untuk bodynya saja belum sama yang lain-lain bisa mencapai Rp300 juta. Tapi itu tidak jadi masalah, karena saya benar-benar suka sama mobil ini,” paparnya.
Selain itu, menurutnya ia tidak terlalu suka dengan mobil yang dimodifikasi. Karena, jika setelah dimodif hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka hasilnya akan terlihat lebih jelek dibanding aslinya.
“Saya itu tidak terlalu suka memodifikasi mobil. Jika saya membeli mobil baru, ya saya biarkan saja modelnya seperti aslinya. Selama saya membeli mobil saya belum pernah melakukan modifikasi mobil sampai merogohh kocek dalam-dalam. Uangnya mending saya pakai untuk membeli mobil klasik lagi dan merawatnya,” tutup Dika.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar